Boraki
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025) |

Boraki (bahasa Armenia: բորակի, pelafalan dalam bahasa Armenian: [bɔɾɑˈki]), juga dikenal sebagai alboraki (ալբորակի) dan tatar-boraki (թաթար-բորակի), adalah hidangan tradisional Armenia yang dibuat dari daging cincang, bawang, dan berbagai bumbu yang dibungkus dengan lapisan adonan.[1][2][3] Hidangan ini umum di kalangan masyarakat Armenia dan tersebar luas di hampir seluruh wilayah Armenia.[1][4]
Deskripsi
[sunting | sunting sumber]Boraki biasanya berbentuk silinder dengan bagian atas terbuka yang memperlihatkan isiannya.[5][6] Campuran daging cincang umumnya dimasak terlebih dahulu sebelum hidangan disusun.[5][6] Potongan adonan berisi isian tersebut kemudian ditempatkan secara tegak di dalam panci, ditambahkan sedikit kaldu, lalu dimasak perlahan dengan api kecil. Setelah matang, boraki biasanya digoreng sebentar hingga bagian luarnya berwarna keemasan dan renyah.[5]
Adonannya dibuat dari tepung terigu, telur, dan air. Isian biasanya terdiri atas daging sapi (meskipun jenis daging lain juga dapat digunakan), bawang, lada, serta berbagai rempah segar. Hidangan yang sudah jadi secara tradisional disajikan bersama matzoon (yogurt Armenia) yang dicampur dengan bawang putih cincang.[5][6]
Variasi
[sunting | sunting sumber]Boraki daging
[sunting | sunting sumber]Untuk membuat adonan, tepung terigu yang sudah diayak dibentuk seperti gundukan dengan bagian tengahnya dibuat cekungan. Di dalam cekungan tersebut ditambahkan garam, telur, dan air. Adonan kemudian diuleni hingga halus, digilas menjadi lembaran tipis, lalu dipotong menjadi bentuk persegi atau bulat berukuran sekitar 5–6 cm, dan ditaburi sedikit tepung agar tidak saling menempel.[6][7]
Daging dan bawang digiling, lalu dicampur dengan garam, lada, dan rempah-rempah, kemudian ditumis ringan. Sedikit campuran isian diletakkan di tengah setiap potongan adonan, lalu tepinya dijepit atau ditutup sebagian sehingga isiannya tetap terlihat di bagian tengah.[6][7]
Boraki yang sudah disiapkan ditempatkan di dalam panci bersama sedikit kaldu, ditutup, dan dimasak perlahan hingga matang. Setelah itu, boraki diangkat, ditiriskan, lalu digoreng di wajan hingga berwarna keemasan.[6][7]
Boraki biasa
[sunting | sunting sumber]Untuk variasi ini, tepung terigu yang sudah diayak dicampur dengan garam, telur, dan air untuk membuat adonan, kemudian digilas tipis dan dipotong menjadi pita-pita kecil, lalu menjadi potongan persegi kecil.[7]
Potongan adonan tersebut direbus dalam air garam hingga mengapung ke permukaan. Setelah direbus, adonan ditiriskan, disajikan di piring, dan diberi tambahan mentega cair atau krim asam.[7]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- 1 2 Armenian Soviet Encyclopedia (dalam bahasa Armenia). hlm. 528.
- ↑ Aghayan, Eduard (1976). Արդի հայերենի բացատրական բառարան [Explanatory Dictionary of Modern Armenian] (dalam bahasa Armenia). Yerevan, Armenia: Hayastan Publishing House.
- ↑ Ashot Sukiasyan [in Armenia] (2009). Հայոց լեզվի հոմանիշների բացատրական բառարան [Explanatory Dictionary of Armenian Synonyms]. Yerevan, Armenia: Yerevan State University.
- ↑ Adamyan, Vahagn; Babayan, Jasmine (2015). Հայկական խոհանոցի բառարան [Dictionary of Armenian Cuisine] (dalam bahasa Armenia). Yerevan, Armenia. hlm. 8.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) - 1 2 3 4 William Pokhlyobkin (1988). О кулинарии от А до Я [About Cooking from A to Z] (dalam bahasa Rusia).
- 1 2 3 4 5 6 William Pokhlyobkin (1978). The Ethnic Cuisines of our Peoples (dalam bahasa Rusia). Light and Food Industry.
- 1 2 3 4 5 A. S. Piruzyan (1960). Հայկական ճաշեր, Армянская кулинария [Armenian cuisine]. Moscow, USSR: Gostorgizdat. hlm. 98.